Skip to content
SSFARI

Open to work

Medan,

Optimasi Rantai Pasok NVIDIA melalui Palantir Foundry dan cuOpt

2 min read
0

Menerjemahkan…

NVIDIA memanfaatkan teknologi Palantir Foundry dan cuOpt untuk mengotomatisasi keputusan alokasi rantai pasok perangkat keras di berbagai situs manufaktur global guna mempercepat pengiriman sistem data center.

Otomatisasi Alokasi Rantai Pasok

NVIDIA telah mengintegrasikan Palantir Foundry dan cuOpt untuk mengoptimalkan manajemen rantai pasok perangkat keras mereka. Langkah ini bertujuan untuk mengotomatisasi proses pengambilan keputusan alokasi di berbagai lokasi manufaktur yang tersebar secara global.

Dengan menggunakan solusi ini, NVIDIA dapat mengelola kompleksitas distribusi komponen perangkat keras dengan lebih efisien, memastikan bahwa sumber daya dialokasikan secara tepat untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Metrik Operasional: Dari Wafer hingga Token

Dalam mengukur efektivitas pengiriman operasional, NVIDIA menggunakan parameter yang dimulai dari proses 'wafer-out' hingga tercapainya 'first token'. Metrik ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kecepatan produksi hingga sistem siap digunakan oleh pengguna akhir.

Jendela waktu operasional ini dibagi menjadi dua fase utama: 'time-to-rack' dan 'time-to-token'. Pembagian ini memungkinkan NVIDIA untuk mengidentifikasi hambatan spesifik dalam proses distribusi dan instalasi.

Memahami Time-to-Rack dan Time-to-Token

Fase 'time-to-rack' mencakup seluruh proses transit, mulai dari keluaran pabrik (fab output) hingga perangkat keras terpasang menjadi sistem data center yang utuh.

Sementara itu, 'time-to-token' berfokus pada tahap akhir yang mencakup penyediaan daya, sistem pendingin, konfigurasi jaringan, serta implementasi perangkat lunak hari pertama. Kedua fase ini sangat krusial dalam menentukan seberapa cepat infrastruktur AI dapat dioperasikan.

Poin Penting

  • NVIDIA menggunakan Palantir Foundry dan cuOpt untuk otomatisasi alokasi rantai pasok global.
  • Pengukuran performa dilakukan melalui metrik 'wafer-out to first token'.
  • Time-to-rack mencakup transit dari pabrik hingga perakitan sistem di data center.
  • Time-to-token mencakup aspek infrastruktur pendukung seperti daya, pendingin, dan software.

Sumber: https://www.artificialintelligence-news.com/news/palantir-foundry-cuopt-nvidia-supply-chain-allocation/

Note: This article is a summary based on actual materials.

Share this article:

Published on

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Artikel terkait